Top Social

Mary Angline

[Review] La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector

|
Halo semuanya.

Siapa yang di sini punya mata pandaaa???? #sayaaaa

Oke, silahkan turunkan kembali tangan kalian karena aku tahu SEBAGIAN BESAR dari kalian pasti punya masalah dengan hal itu. Bahkan Song Hye Kyo saja ada mata panda, benar gak? (bener gak sih wkwkwk).

Mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata dapat disebabkan oleh berbagai faktor, namun faktor paling utama adalah karena kurangnya tidur!

Kenapa kurang tidur dapat menyebabkan mata panda?

Jadi #marydokterangeline, saat kita kurang tidur, maka pembuluh darah di daerah bawah mata akan membesar sehingga menyebabkan pembengkakan yang kita sebut mata panda. Tapi mata panda ini tak hanya dipicu karena kurang tidur saja. Mata panda dapat disebabkan karena faktor genetik, pola makan, dan sebagainya. Tapi yang paling berpengaruh besar tentu saja pada kualitas tidur.

Sebagai pelajar, yang juga punya blog (dan youtube sekarang!), dan juga punya aktivitas lain untuk menyalurkan hobi, jangan harap aku punya waktu tidur yang cukup. No! Aku hanya bisa tidur 7 jam sehari dan kemudian terbangun dengan pening yang melanda saat bangun keesokan paginya.

Nyebelin banget. Sudah pusing, dapat mata panda pula. Makanya jangan heran kalau lihat mukaku kucel banget tanpa makeup. Makanya juga jangan heran kalau aku gak bisa dapat hidup tanpa concealer. Pokoknya mata panda itu musuh terbesarku jika ditanya untuk permasalahan wajah. Abaikan masalah jerawat karena aku jarang jerawatan.

Lalu, Charis dengan sangat baik hati mengirimkan produk ini padaku! Gila, seneng banget saya pas dapat produk ini. Seakan-akan sudah takdir gitu #ciaelah.

Jadi, aku merupakan salah satu Charis Celeb. Bukan, aku bukan artis untuk agensi yang namanya Charis ya. Charis merupakan salah satu online shop Korea yang berfokus pada beauty dan dapat shipping ke Indonesia. Charis Celeb itu sebutan untuk influencer mereka. Gituoh.

Nah, sebagai salah satu Charis Celeb, aku berhak merequest produk apa yang ingin kucoba untuk direview dan aku pun merequest produk satu ini! Syukurlah, request aku diterima dan TARAAAA!!

Come to mommy, La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector!



Oke, namanya sedikit panjang. Dan aku terlalu muda untuk jadi mommy btw.

Jadi La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector merupakan produk yang dikhususkan untuk merawat daerah bawah mata agar terjaga keelastisannya. Intinya ini sejenis eye cream gitulah kalau kalian ingin definisi gampangnya.

Mau tahu lebih lanjut soal manfaat dan tetek bengek mengenai produk ini? Yuk langusng ke reviewnya!





-:-:-

[CLAIM]






"Spot corrector eye cream yang dapat meningkatkan keelastisan daerah bawah mata dan menghilangkan kerutan seperti setrika (iron) sekaligus memberikan kelembaban. Dengan bahan anti aging, Riboxytlm yang membantu daerah bawah mata yang lelah dan sensitif terhadap polusi dan aplikator metal yang membuat produk menyerap lebih cepat dan sempurna."

- Efek memutihkan dan menyamarkan kerutan.

- Mengandung bahan anti aging, Riboxyltm.

- Sensasi dingin.

- Lulus uji iritasi kulit.


Ingredients :
- Water, Mineral Water, Polyglyceryl-4 Caprate, Dipropylene Glycol, Ribose, Squalene, Pseudoalteromonas Ferment Extract, Chlorella Vulgaris Extract, Sea Salt, Gossypium Herbaceum (Cotton) Extract, Ficus Carica (Fig) Fruit Extract, Nelumbo Nucifera Flower Extract, Lilium Tigrinum Extract, Jasminum Officinale (Jasmine) Flower Extract, Portulaca Oleracea Extract, Persea Gratissima (Avocado) Fruit Extract, Cananga Odorata Flower Extract, Fragaria Chiloensis (Strawberry) Fruit Extract, Adansonia Digitata Leaf Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Flower Extract, Achillea Millefolium Flower Extract, Chrysanthellum Indicum Extract, Sambucus Nigra Fruit Extract, Camellia Japonica seed Extract, Dioscorea Japonica Root Extract, Rhus Semialata Gall Extract, Aesculus Hippocastanum (Horse Chestnut) Extract, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Extract, Gypsophila Paniculata Root Extract, Symphytum Officinale Leaf Extract, Nelumbo Nucifera Seed Extract, Mentha Rotundifolia Leaf Extract, Prunus Persica (Peach) Fruit Extract, Proline, Alanine, Serine, Sodium Phosphate, Tocopherol, Butylene Glycol, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Disodium EDTA, Bentonite, 1,2-Hexanediol, Olive Oil Decyl Esters, Allantoin, Glycerin, Citric Acid, Hydrated Silica, Lactic Acid, Xanthan Gum, Caprylyl Glycol, Sodium Hydroxide


How to use :
- Setelah membersihkan wajah, keluarkan produk secukupnya lalu aplikasikan ke daerah bawah mata. Gunakan aplikator berbahan metal untuk membaurkannya secara melingkar. Gunakan pagi dan malam hari.





-:-:-

[PACKAGING]






Salah satu kesan pertamaku saat melihat produk ini adalah....



Wow, sangat mevwah.

Benar kan? Kayak produk ekslusif gitu kesannya, bukan produk abal-abal XD.

Mulai dari box-nya dulu, jadi dari box ini ada keterangan nama produk serta semacam barcode juga keterangan dengan hangeul Korea.



Anyway, I love the design of the box. Walaupun materialnya mengkilap jadi memantulkan cahaya saat di foto, tapi kalian bisa notice motif ala-ala diagonal yang kelihatan sangat tradisional itu, kan? XD



Dan untuk produknya sendiri, berupa tube yang panjangnya melebihi tangan orang dewasa, namun tetap ringkas dan cocok dibawa ke mana saja. Kemasannya sangat travel friendly, berbeda dengan eye cream kebanyakan yang berupa jar.



Lalu ini dia aplikator metalnya. Dari sini juga kita mengeluarkan produk. Satu kata : INOVATIF BANGET! Iya gak sih? Atau aku yang norak? Hahahaha. Tapi kan keren gitu mereka ada memproduksi satu eye cream yang sangat travel friendly dan bahkan punya aplikator sendiri. Oke, kelihatannya karena aku kampungan, makanya produk ini terasa begitu spesial di aku.





-:-:-


[TEKSTUR, WARNA, & BAU]






Warna dari La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector ini putih dan teksturnya sendiri cukup kental, namun saat dibaurkan terasa watery dan cepat banget menyerapnya! Serius deh, teksturnya itu ringan banget, beda dengan eye cream lain yang cenderung thick dan terasa greesy. Untu bau, aku tidak menemukan bau apapun.





-:-:-



[PEMAKAIAN]





Aku biasanya memakai ini saat pagi dan malam hari dan tidak menemukan masalah apapun. Aku pernah punya pengalaman memakai eye cream saat pagi hari dan berakhir dengan greesy dan lengket di daerah bawah mata. Maka itu aku jauh-jauh dari eye cream kalau pagi hari.



Tapi, La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector ini beda! Aku berani taruhan kalau eye cream ini beneran ringan dan cepat meresap! Serius deh. Walaupun aku langsung keringatan setelahnya, sama sekali gak ada lengket atau sensasi berminyak di daerah bawah mata. It's perfectly fine XD. Gila sih ini, serasa gak makai apa-apa.





-:-:-


[RESULT]






Mari mulai dari manfaatnya dalam memberikan kelembapan.

Menurutku, La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector ini tidak terlalu melembabkan. Maksudku, memang sih bikin lembab, tapi dalam tahap normal. Ini semua juga karena faktor formulanya yang tidak se'rich' eye cream lain. Mungkin yang daerah bawah matanya kering banget bakal merasa efek melembapkannya kurang. Tapi untukku, ini sudah cukup.

Kemudian, klaimnya dalam memberikan sensasi dingin.

Aku pribadi sih tidak merasakan efek apa-apa setelah memakai ini ya. Biasa saja. Gak ada cooling sensation dan sejenisnya.

Pertanyaan paling penting, apakah benar dapat menghilangkan kerutan dan menghilangkan mata panda?

Jujur, aku baru pakai ini sekitar 1 bulan dan karena mata pandaku termasuk golongan ekstrim, maka aku akan mengatakan kalau aku belum tahu.

Aku belum merasakan efek menghilangkan kerutan, mengangkat daerah bawah mata yang kendur, mencerahkan lingkaran hitam bawah mata, dan sebagainya. Belum. Hei, aku baru 1 bulan pakai ini!

Tapi so far sih bagus-bagus saja, belum ada reaksi negatif seperti gatal atau panas. So, yeah...





-:-:-



[WHERE TO BUY & HARGA]




Kalian bisa beli La Palette Pore Returning Iron Fill Up Corrector ini dengan harga Rp 434.000 di Charis Official. Tapi kalau kalian belanja di sini, maka harganya hanya Rp 410.000 saja, lho  ^^






-:-:-

[OVERALL]





(+)
- Packagingnya travel friendly.
- Produknya unik dan inovatif.
- Cepat meresap di kulit.
- Ringan dan serasa tidak memakai apa-apa.
- Tidak berminyak maupun lengket.
- Cukup melembabkan.
- Tidak ada reaksi negatif

(-)
- Belum terlihat hasil nyatanya dalam 1 bulan.
- Harganya agak mahal.
- Harus beli online.

Rate? 8/10

Worth it? Kualitas sesuai hargalah.

Recomended? For me personally, yes. Soalnya jarang banget nemu eye cream yang super ringan kayak gini  XD.




-:-:-





And that's it, semoga post kali ini bermanfaat bagi kalian.

Walaupun sponsored, semua yang kutulis di sini merupakan pengalaman pribadiku saat memakai produk dan hanya opini menurut sudut pandangku sendiri. Apa yang menurutku bagus belum tentu bagus bagi kalian, begitu pula sebaliknya. Review ini hanya sebagai refrensi saja untuk kalian ^^.

Kalau eye cream favorit kalian apa? Komen dong di bawah!





Love you all,
XOXO

[Review] Alive Lab The True Love Story Of Set Skincare

|
Halo semuanya.

Hari ini, I'm back with another skincare review!

Kali ini, aku akan secara khusus memanggil kalian yang kulitnya kering, muehehehe. Kenapa? Soalnya menurutku kayaknya post ini akan berguna untuk kalian yang lagi cari skincare yang dapat melembabkan kulit :').

So, here they are! The True Love Story Of Toner & Emulsion by Alive Lab!




Kedengeran romantis banget ya nama produknya. True Love Story wkwkwk. Jadi inget Romeo Juliet saya, jangan ada yang baper yak :v.

Mungkin kalian masih asing dengan brand Alive Lab ini. Alive Lab merupakan brand kecantikan dari Korea yang sebenarnya cukup famous. Aku pernah review salah satu produk mereka yaitu Pocketball Cushion mereka, kalian bisa cek karena menurutku itu salah satu BEST & innovative product I've ever tried XD.

Kembali ke topik, jadi seri Alive Lab The True Love Story Of Set Skincare hanya mempunyai 2 produk, yaitu toner dan emulsion. Toner di sini lebih mengarah pada hydrating toner dan emulsion sendiri lebih seperti lotion atau light moisturizer, versi ringannya cream lah gampangnya.

So yeah, let's get started!





-:-:-


[CLAIM]











- Melembutkan.
- Hypo-allergenic.
- Memperbaiki tekstur kulit.

"Menjaga kulitmu tetap sehat, memperbaiki tekstur kulit, dan meminimalisir iritasi. Melindungi, menghaluskan, dan melembabkan kulit. Mudah diserap."


Bahan aktif : Cabbage Rose Water, Eucalyptus Leaf Oil.

Isi : 200 ml.





-:-:-



[PACKAGING]






Dari box-nya saja aku sudah jatuh cinta. Hello~~warnanya merupakan dominasi pink-putih yang sooo romantic, right?!





Lalu kemasannya sendiri juga unik, seperti botol cola (?). Ya, maksudku anti mainstream banget, kan? Tutupnya ulirnya yang seperti tutup ulir minuman dan bentuk botolnya itu loh, CUTE BANGET! XD

Materialnya sendiri dari plastik, bukan kaca jadi gak akan pecah kalau misalnya jatuh. Botolnya juga bening jadi kita bisa lihat isinya. Sayangnya agak kurang travel friendly menurutku karena botolnya lumayan besar dan kelihatannya agak repot buat dibawa ke mana-mana (tapi tetap saja cute).






Untuk tutupnya sendiri, aku tidak menemukan masalah. Tidak terlalu besar maupun kecil, pas-pas saja. Isi produk juga tidak mudah tumpah jadi tenang saja ^0^.






-:-:-



[TEKSTUR, WARNA, & BAU]







Tekstur dari Alive Lab The True Love Story Of Toner ini sendiri seperti toner pada umumnya, cair seperti air dan bening.

Anyway, wangi toner ini seperti Teh Sosro dan Teh Gelas(?). Gimana ya, agak susah juga sih mendeskripsikannya. Wanginya lebih ke teh yang super calming dan relaxing. Tidak menyengat dan aromanya tidak terlalu signifikan juga. Mungkin karena pengaruh dari bahan Eucalyptus Leaf Oilnya? Btw Eucalyptus itu yang biasa dijadikan bahan untuk minyak kayu putih (tapi aromanya tidak seperti minyak kayu putih, selow).

Sedangkan untuk Alive Lab The True Love Story Of Emulsion sendiri, teksturnya kental namun tetap ringan dan berwarna putih.



Aromanya berbeda dengan toner yang cenderung calming, aroma Alive Lab The True Love Story Of Emulsion ini lebih ke floral (mengingat ada kandungan air mawar) yang sweet. Aromanya sedikiiiiittt lebih kuat ketimbang toner.






-:-:-



[PEMAKAIAN]






Biasanya untuk toner, aku tepuk-tepuk ke wajah setiap pagi dan malam setelah membersihkan wajah. Alive Lab The True Love Story Of Toner ini cepat meresap dan cukup melembabkan, tapi gak lebay. Hydrate-nya gak terlalu wow dan cukup. Jadi menurutku yang kulitnya berminyak bakal tetap suka sama toner ini.

Setelah toner, aku memakai skincare-ku yang lain seperti face oil, serum, dsb, barulah masuk ke emulsion. Aku menuangkan sedikit saja dan usapkan ke wajah secara merata. Biasanya setelah memakai emulsion ini aku langsung skip ke sunblock/night cream.





-:-:-



[RESULT]





Mari mulai dari pemakaian pertama, setelah memakai Alive Lab The True Love Story Of Toner, aku merasakan kulitku menjadi lebih 'cling' dan lembab. Kemudian setelah memakai Alive Lab The True Love Story Of Emulsion, wajahku jadi super lembab! Serius deh! Moisture-nya beneran terasa dan walaupun teksturnya ringan, rupanya cukup rich setelah diaplikasikan ke wajah sehingga benar-benar sukses melembabkan dan melembutkan kulit.

Aku pernah pakai emulsion ini saat lagi mens, yang artinya wajahku jadi berminyak. Alhasil, wajahku semakin berminyak setelah memakai emulsion selama 3 jam. That's why I not recomend this emulsion for oily skin. Tapi bagi kalian yang punya kulit kering, harusnya suka dengan emulsion ini.

Untuk efek jangka panjang, aku baru pakai Alive Lab The True Love Story Of ini selama sebulan dan mendapati wajah menjadi lebih lembab dan berseri. Maksudku, jadi lebih ada ronanya dan sedikit memperbaiki tekstur kulitku yang 'gradakan' akibat polusi (kalian tahu sendiri bagaimana kusamnya anak sekolahan).

Tapi secara keseluruhan, yang paling mencolok itu efek melembabkannya sih. Buat yang punya kulit kering sensitif, aku rasa kalian akan suka Alive Lab The True Love Story Of  ini karena juga sudah lulus tes keiritasian kulit  ^^.




-:-:-


[WHERE TO BUY]





Sayang sekali, Alive Lab ini belum ada di Indonesia. Dan agak susah kalau mau beli kalau boleh jujur. StyleKorean ada jual, atau kalian bisa pakai jasa titip lewat akun Instagram yang sediain jastip ke Korea. Harganya sendiri berkisar antara Rp 250.000 - Rp 300.000 (dijual terpisah). Memang mahal sih, hiks  (menurutku).





-:-:-



[OVERALL]





(+)
- Kemasannya cute banget!
- I love the concept of the products!
- Cepat meresap dan tidak lengket.
- Kelihatan efeknya : Melembabkan dan memperbaiki tekstur kulit.
- Cocok untuk kulit kering sensitif.
- Wanginya enak dan tidak mengganggu.

(-)
- Harga lumayan mahal.
- Belum dijual di Indonesia.

Rate? 7/10

Worth it? Kualitas sesuai harga.

Recomended? Buat yang kulit kering sensitif sih aku merekomendasikan ini. Di luar itu, not really. Kalau kulit kalian kering tapi gak terlalu sensitif gak perlu beli ini karena harganya sendiri menurutku mahal.





-:-:-




And that's it! Semoga kalian merasa terbantu dengan reviewku kali ini. Kalau kalian ada pertanyaan silahkan komen di bawah. Anyway, kalau misalkan kalian mau beli ini tapi kesusahan gitu, feel free untuk chat ke aku! 

Walaupun produk ini disponsori Alive Lab, semua yang kutulis di sini murni opini dan pendapatku semata yang kuperoleh dari pengalaman pribadiku. Aku gak akan kasih kalian review palsu, okey? Tenang saja, walaupun ini sponsored, aku selalu jujur ;3






Love you all,
XOXO






[Review] Alive Lab Pocketball Cushion

|
Halo semuanya.

Maaf aku baru nulis post baru lagi, hiks. Akhir-akhir ini banyak tugas yang harus aku selesaikan dan fokusku lagi mudah terbagi-bagi, makanya aku nelantarin blog HIKS.

Tapi sekarang aku balik lagi dengan review baru, yaitu review soal cushion!

Oke, sudah lama banget ya aku gak review base makeup btw WKWKWK.

Hari ini aku mau share review mengenai Alive Lab Pocketball Cushion.



Aku tahu sebagian dari kalian masih merasa asing dengan produk ini. Cushion satu ini berasal dari brand Alive Lab, brand Korea. Wajar saja kalian masih merasa asing karena pertama, brand satu ini belum ada kounternya di Korea dan yang kedua, jarang ada olshop yang jual.

Padahal (menurutku) produk-produknya itu bagus, lho! Unik gitu, anti mainstream! Contohnya seperti pocketball cushion ini. Yes, seperti namanya; pocketball, cushion ini benar-benar muat di kantong dan berbeda dengan cushion lainnya, bentuk aplikatornya itu bola a.k.a roll :P

Hayoooo ... penasaran kan? So, let's jump to the review!






-:-:-



[KLAIM]






"Say goodbye to dull skin! Even provides a natural look where you can't tell whether you apply makeup or not! Ball cushion that slides easily right into your pocket!"


- Sebagai primer makeup.
- Menutupi lingkaran hitam di bawah mata.
- Memperbaiki makeup.


How to Use :
Tekan dan blend hingga merata dengan kulit. Saat mengoreksi makeup di siang hari, gunakan hanya di daerah yang perlu dikoreksi.

Ingredients :
Caprylymethicone, Titanium Dioxide, Dimethicone, BS-Hydroxyethoxypropyldimethicone, Isododecane, Mica, Ethanol, Trethyhexanone, 1.2-Hexanediol, Dextrin Palmitate, Dimethicone / Vinyl Dimethicone Cross Polymer, Distearmonum Hectorite, Beads Wax, Red Iron Oxide

Isi : 8 ml






-:-:-



[PACKAGING]














Jadi ini dia box-nya. Hampir semua keterangan memakai bahasa Korea, jadi aku gak akan bahas. Tapi bisakah kita merenungkan sejenak betapa indahnya perpaduan warna putih dan peach dari box mereka itu? #ciaelah



Imut banget kan packagingnya? Imut baik dalam konteks cantik desain kemasannya serta dalam konteks ukuran! Seriously, aku kira awalnya tuh nama pocketball itu hanya karena bentuknya yang roll on saja, ternyata beneran pocket cuy! XD

Material dari Alive Lab Pocketball Cushion ini terbuat dari acrylic pink dengan tutup ulir besi. Aman untuk dibawa ke mana-mana. Seperti yang sudah kukatakan di awal, Alive Lab Pocketball Cushion ini bisa dimasukkan ke saku karena ukurannya yang super mini! Praktis banget sih menurutku, jadi gak usah nambah barang di makeup pouch lagi.


Yup. Beda sama cushion lain yang memakai puff, aplikator Alive Lab Pocketball Cushion ini pakai bola atau sebut saja, bentuknya roll on! Kayak Fresh Care gitu ><. Oke, aku bakal ulangi lagi, IMUT BANGET GAK SIH?!

Sisi postifinya adalah, praktis dan mudah digunakan. Jadi gak usah capek-capek ambil produk dengan puff, langsung oles saja dan selesai. Sisi negatifnya? Kurang higenis menurutku. Kalau misalkan ada yang mau minjem gitu gimana? Mesti pakai roll-nya juga dong? Kan gak higenis. Tapi karena sesungguhnya aku adalah anak yang jorok bangga aku gak begitu peduli sih. Toh aku juga pakai sendiri pelit.








-:-:-



[TEKSTUR, WARNA, & BAU]









Kalian bisa lihat, warnanya itu sangat asdfghjkl;'%! Warnanya light pink dengan peach undertone dan aku kasih tahu kalian satu fakta, Alive Lab Pocketball Cushion ini hanya ada satu shade! Jadi cuma shade ini doang yang mereka punya.

Memang sih, sesuai klaim di atas, Alive Lab Pocketball Cushion ini lebih berfungsi sebagai corrector alih-alih base yang mampu mengcover seluruh wajah. Menurutku, warna ini cocok buat yang kulitnya terang atau mereka yang cari primer untuk kulit yang lebih cerah. Sementara yang punya kulit sawo matang, kelihatannya akan kurang cocok memakai Alive Lab Pocketball Cushion ini.

Untuk tekstur, teksturnya cair, namun tidak terlalu cair seperti air juga. Mudah diblend dan cepat menyatu ke kulit. Sama sekali gak ada masalah dalam blending. Sementara untuk bau, tidak ada bau signifikan yang menyengat dari Alive Lab Pocketball Cushion ini.





-:-:-



[RESULT]










DAEBAK!

Kalian bisa lihat dari before afternya, kulit aku tampak jauh lebih cerah dan lingkaran di bawah mataku jadi lebih tertutupi! Mungkin awal-awal pakai memang terlalu putih, tapi lama-lama nanti dia bakal menyatu dan ngeblend ke kulit sehingga tampak lebih natural.

Coverage-nya termasuk light dan sejauh aku memakai Alive Lab Pocketball Cushion ini, belum oxidized sama sekali! Alive Lab Pocketball Cushion ini juga gak cakey, gak flacky, gak menggumpal, pokoknya bagus banget di wajah. Rasanya kayak 'My-Skin-But-Better'. Serius deh. Terlihat natural dan benar-benar menyatu ke kulit (kecuali fakta kalau misalkan kulit kalian gelap, tapi kalau kulit kalian putih kayak orang Korea, pasti cakep deh!).

Cushion ini lebih ditujukan ke jenis kulit apa? Menurutku semua jenis kulit bisa pakai. Kenapa? Karena ini cukup melembapkan sehingga cocok untuk kulit kering, tapi gak lebay lembabnya, jadi cocok buat yang punya kulit berminyak. Alive Lab Pocketball Cushion ini gak ada manfaat mengontrol sebum ya. Jadi kalau kulit kalian berminyak, kalian harus pakai bedak lagi hehehe.

Hasilnya? Hasilnya cenderung ke satin karena berada di tengah-tengah matte dan dewy. Satin with a little glow gitu. 

Apa negatifnya? Negatifnya adalah kurang tahan lama. Kurang cocok untuk acara seharian gitu, tapi bisa diakali dengan touch up sih, hehehe.






-:-:-



[WHERE TO BUY & HARGA]






Sayangnya, belum ada counter resmi Alive Lab di Indonesia dan jarang ada online shop yang jual. Tapi tenang saja! Kalian bisa beli di sini dengan harga Rp 106.000! Psstt ... kalian bisa bayar lewat Alfamart, lho!

Menurutku, harganya masih termasuk terjangkau, ya. Dan kalau kalian punya kulit yang cerah dan butuh base untuk mencerahkan, Alive Lab Pocketball Cushion ini cakep banget buat kalian! ^^




-:-:-



[OVERALL]





(+)
- Packagingnya cute dan praktis!
- Mudah diblend.
- Tidak cakey, flacky, atau cracking.
- Ringan dan natural di kulit.
- Berhasil mengcover lingkaran hitam di bawah mata.
- Memberikan efek glowing tanpa lebay.
- Harganya terjangkau.

(-)
- Shade-nya terlalu terang.
- Pengaplikasian lewat roll sehingga kurang higenis.
- Harus beli online.
- Isinya sedikit (lol).

Rate? 8/10

Worth it? Yes.

Recomended? Kalau kulit kalian terang, light to medium kayak aku, yes!






-:-:-




And that's it! Semoga kalian merasa terbantu dengan reviewku kali ini. Kalau kalian ada pertanyaan silahkan komen di bawah. Anyway, kalau misalkan kalian mau beli ini tapi kesusahan gitu, feel free untuk chat ke aku! 

Walaupun produk ini disponsori Alive Lab, semua yang kutulis di sini murni opini dan pendapatku semata yang kuperoleh dari pengalaman pribadiku. Aku gak akan kasih kalian review palsu, okey? Tenang saja, walaupun ini sponsored, aku selalu jujur ;3






Love you all,
XOXO

[Review] Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream

|
Halo semuanya.

Hari ini aku mau nebar racun matte gincu lagi nih MUEHEHEHE. Masih dari brand lokal (seriously, banyak banget brand lokal yang ngeluarin matte lip cream!), hari ini aku mau mereview matte lip cream merek lokal, Candy Color Cosmetics.

Mungkin sebagian besar dari kalian tahu, tentu saja. Matte lip cream satu ini cukup happening sekarang mengingat packaging mereka yang super cute dan kualitasnya bagus. Sudah banyak blogger yang mengklaim Candy Color Matte Lip Cream ini sebagai best lip cream versi mereka.
Kira-kira, beneran sebagus itu gak ya? Langsung sajalah kita ke reviewnya!





-:-:-



[KLAIM]




- Instant dry
- Non sticky
- Moist
- UV Filter
- Antioxidant
- Vegan
- Vitamin E
- Cruelty Free


Ingredients :
- Isododecane, Cyclomethicone, Dimethicone, Mica, Cera Alba, Titanium Dioxcide, Trimethylsiloxysilicate, Dextrin Palmitate / Ethylhexanoate, Phytosteryl / Octyldodecyl Lauroyl Glutamate, Silica Dimethyl Silylate, Disteardimonium Hectorite, Silica, Phenoxyethanol, Flavor, Propylene Carbonate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Tocopheryl Acetate, BHT, Methicone, Bisabolol.

May Contains :
- CI 15850:1, CI 45410:2, CI 77492, CI 77499



-:-:-



[PACKAGING]




OMG ini mah packagingnya cakep banget! I really love the packaging!



Serius deh, menurutku desainnya cute banget, motifnya kayak titik-titik hujan gitu. Ditambah lagi botolnya yang transparan sehingga menampakan isi lipstik yang berwarna pink mempertegas keimutan produk ini. Omaigat, I really love this!



Kardusnya sendiri juga gak kalah cute HAHAHA. Didominasi warna mint, pink, dan putih, box dari Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini membuatku agak sayang untuk membuangnya lol. Di dalam box tertera berbagai macam keterangan mulai dari klaim sampai ingredientsnya.



Aplikatornya sendiri tidak ada masalah, justru aku senang dengan aplikatornya yang precise dan agak panjang juga ramping sehingga memudahkan pengaplikasian di sudut bibir.






-:-:-



[TEKSTUR, WARNA, & BAU]








Untuk warna, Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini baru memiliki 4 varian warna dengan warna dasar 'pink'. Yes, warna matte lip cream ini berdasar neutral pink yang kalau kulihat dari swatches blogger lain, memang ditujukan untuk wanita Indonesia yang rata-rata berkulit medium dan sawo matang. Soalnya warna pink mereka ini cenderung 'gelap', bukan warna pink cute Korea gitu.

Sayangya, aku hanya ada 2 warna (maafkan daku) yaitu Peanut dan Gummy Bear, dua warna terterang mereka.


Tekstur dari Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini kental dan rich, like, bener-bener creamy, sama sekali gak liquidy. Konsistensi tekstur antar shade juga sangat baik, kekentalannya sama. Baunya? Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini memiliki aroma seperti kue vanilla gitu. Enak deh wanginya, tapi gak menyengat ^^





-:-:-



[SWATCHES]






Gummy Bear - Soft Pink






Peanut - Beige Peach Pink









-:-:-





[PEMAKAIAN]







Terima kasih pada formulanya yang sungguh rich dan creamy, hanya dalam sekali usap saja Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini sudah dapat menutupi seluruh bibir. Serius. Soalnya isi yang keambil cukup banyak jadi gak usah swatch berkali-kali.

Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini cukup lembut di bibir dan formulanya dry to matte, jadi perlahan-lahan akan mengering (jadi matte gitu) di bibir. Transformasinya juga cepat, jadi kalau kalian misalkan mau blend lipstiknya, harus agak cepat.

Dan ... Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini ringan dan lembut banget woi! Asli! Setelah diaplikasikan, kalian gak bakal langsung ngerasa 'drying' bibirnya! Justru yang ada, kalian serasa gak pakai lipstik. Sesuai klaim, Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini ringan dan terasa lembut di bibir.






-:-:-





[RESULT]





Hal pertama yang aku notice adalah, warna Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini sedikit oxidize begitu dipakai. Jadi warnanya di bibir langsung menggelap gitu setelah kering.

Untuk ukuran lipstik yang dry to matte, Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini termasuk oke sih. Gak sekering matte lip cream sejenisnya, justru terasa sedikit melembapkan bibir. Gak patchy (menggumpal) maupun cracking. Namun mengingat ini dry to matte lip cream, Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini jelas mempertegas garis-garis bibir. Tapi gak begitu 'mempertegas', masih dalam batas normal dan dapat diterima. Pas senyum pun juga kelihatan bagus dan gak nge-crack.

Pokoknyam bibir kalian gak terlihat kering, lelah, atau sinonimnya. Bibir kalian beneran kelihatan bagus setelah memakai Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini. Serius!




-:-:-




[KETAHANAN]





Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini transferproof dan kissproof. Gak bleber ke mana-mana walaupun digosok atau dibawa makan. Kalaupun dibawa makanan berminyak dan bersantan, probably hanya hilang sedikit di area tengah lalu tinggal retouch saja deh, selesai masalah.

Anyway, aku kan pernah ya coba hapus Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini. Tahu engga, aku butuh 3 kapas dan oil based cleanser buat hapus total matte lip cream ini! Gila! Biasanya tuh aku hanya butuh micellar water dan selesai masalah. Tapi ini engga! Asli sakit jiwa ketahanannya!

Jika dihitung secara garis besar, Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini dapat awet hingga 6 jam (di aku) tanpa retouch. 




-:-:-



[WHERE TO BUY & HARGA]






Kalian bisa beli Candy Color Cosmetics Matte Lip Cream ini di Sociolla dengan harga Rp 89.000 atau beli paket (isi 4 warna mereka) hanya Rp 299.000. Menurutku untuk kualitas segini dan brand lokal, harganya super terjangkau banget!

Oh iya, jangan lupa pakai kode aku buat checkout nanti di Sociolla ya : SBNLA3HC






-:-:-




[OVERALL]





(+)
- Cruelty free & vegan.
- Mengandung UV Filter & Vit E.
- Packagingnya super cute.
- Teksturnya rich dan creamy.
- Sekali apply sudah cukup.
- Tidak kering di bibir.
- Tidak patchy dan cracking.
- Terlihat sangat bagus di bibir walaupun mempertegas garis bibir.
- Tahan lama.
- Harga terjangkau.

(-)
- Pilihan warnanya sedikit.
- Harus beli online.

Rate? 9.5/10

Worth it? Yes!

Recomended? Yes! Apalagi buat yang cari matte lip cream yang super awet dan tahan lama.




-:-:-






And that's it! Semoga kalian merasa terbantu dengan post-ku ini (dan semoga kalian juga teracuni HAHAHA). 

Kalau kalian ada pertanyaan silahkan komen di bawah ya, dan sampai jumpa lagi di post aku selanjutnya XD.







Love you all,
XOXO












[Review] Folives Acne Spot Tea Tree Oil

|
Halo semuanya.

Setelah aku mereview Matcha Mask dan Argan Face Serum mereka, kali ini aku mau mereview Acne Spot Treatment mereka atau kalau nama lengkapnya, Folives Acne Spot Tea Tree Oil.


Yap, produk ini merupakan obat jerawat dengan cara pengatasian yaitu ditotolkan ke jerawat.

Apa keistimewaan Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini dibanding acne spot merek lain?

Well, Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini hanya mengandung bahan 100% organik dan natural, lho! Gak ada campuran bahan kimia dari acne spot ini! Jadi 99% kupastikan kalian yang bahkan kulitnya sensitif, tidak akan merasa sakit atau perih atau timbul reaksi alergi setelah memakai acne spot ini ^^.

Penasaran? Langsung saja kita ke reviewnya yuk.









-:-:-  

  [KLAIM]




 


"Folives Acne Spot terbuat dari bahan-bahan natural untuk perawatan jerawat. Dengan kandungan Tea Tree Oil yang ampuh membasmi jerawat. Folives Acne Spot menjadi solusi untuk kamu yang memiliki masalah jerawat."

- Anti peradangan.
- Mengempiskan jerawat.
- Mengeringkan jerawat sehingga cepat kering.

Cara Pakai :
Keluarkan acne spot satu tetes atau secukupnya kemudian gunakan ujung jari untuk mengoleskan ke area yang berjerawat.

Ingredients :
Argan Oil, Tea Tree Oil.




-:-:-  



  [PACKAGING]







 

Kemasan dari Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini imut dan kecil. Terbuat dari plastik sehingga tidak akan pecah dan ringan sehingga mudah dibawa ke mana-mana.




Lubang dari tutupnya sendiri menurutku pas. Tidak terlalu besar dan kecil. Sejauh aku memakai produk ini aku tidak menemukan masalah saat menuangkan ataupun masalah dengan kemasannya. Justru aku malah suka dengan kemasannya XD.








-:-:- 




 [TEKSTUR, WARNA, & BAU]










Tekstur dari Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini berupa minyak mengingat kandungannya dengan warna bening. Untuk baunya sendiri, baunya seperti minyak kayu putih(?). Pokoknya jenis bau essential oil yang calming dan relaxing gitu. Suka!





-:-:-   

[PEMAKAIAN]  



Sebenarnya aku bukan tipe orang yang sering jerawatan. Bahkan dapat dibilang aku ini sangat jarang jerawatan. Paling kalau lagi menjelang mens saja ada satu atau dua jerawat. Itu pun kecil banget. Lebih kecil dari kacang tanah.

Biasanya aku hanya totol-totolin Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini ke jerawat aku pas malam hari sebelum tidur dan sudah deh. Tinggal tunggu jerawatku hilang saja.

Saat dipakai ke jerawat, Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini tidak memberi sensasi dingin, hangat, perih, atau blablabla lainnya. Ya biasa saja. Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini juga tidak meninggalkan rasa greesy dan termasuk cepat meresap.







-:-:-


   [RESULT]








Entah karena jerawatku yang kecil sangat atau memang ini beneran bagus, jerawatku langsung hilang keesokan paginya…

Dan begonya aku gak ada foto before afternya. Ya udah lah ya. Jadi aku tulis semua pengalaman aku di sini saja.

Karena aku agak kurang yakin, jadilah aku mencoba makan banyak junkfood dan makanan berminyak lainnya agar aku ada jerawat yang cukup besar agar dapat mengetes produk ini.

Tapi saudara-saudara, maafkan aku, jerawatku tetap jerawat kecil dan reaksinya selalu sama saat kuberi Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini : HILANG KEESOKAN PAGINYA!

Jadi … kalau menurut pengalamanku memakai Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini adalah…. Yes, dia mampu menghilangkan jerawat.





 -:-:-    [WHERE TO BUY & HARGA]





Kalian bisa membeli Folives Acne Spot Tea Tree Oil ini dengan harga Rp 38.900 lewat Instagram atau Tokopedia mereka. Di Shopee juga ada kok kalau kalian mau free ongkir hehehe.





 -:-:-  

 [OVERALL]




(+)
-  Terbuat dari 100% bahan alami.
-  Packagingnya travel friendly.
-  Baunya ringan dan tidak mengganggu.
-  Teskturnya tidak terlalu berminyak atau lengket.
-  Cepat meresap.
-  Dapat menghilangkan jerawat.
-  Harganya terjangkau.

(-)
- Harus beli online.






-:-:-






And that’s it! Semoga kalian merasa reviewku ini membantu kalian yang sedang berjuang menghadapi jerawat XD.

Semua yang kutulis di sini adalah jujur dan murni opini pribadiku semata. I’ll never tell lies to you, okay? ;)

See you on my next post!




Love you all,
XOXO