Top Social

[Review] Bio Kefir by Natasha Wilona Dark Angel

|
Hai semuanya! Aku mau kasih tahu nih masker yang baru aku beli pas akhir Desember kemarin! Namanya masker kefir dari Bio Kefir!


Taraaaa~, kalian pasti tahu dong masker kefir? Soalnya masker kefir ini lagi hype gituoh di medsos. Tapi bagi yang belum tahu, mari kuberitahu.

Masker kefir ini terbuat dari kefir (jelas), yaitu suatu produk hasil fermentasi susu, kayak yogurt gitu. Susu paling umum yang digunakan untuk membuat kefir ini adalah susu kambing. Kefir itu buaaanyak banget manfaatnya. Dari memutihkan kulit, melembutkan, menjaga elasitas kulit, dan sebagainya.

Salah satu merk yang jual masker kefir ini adalah Bio Kefir. Anyway, Bio Kefir ini punyanya Natasha Wilona, lho. Tahu kan Natasha Wilona? Yang main di Anak Jalanan itu, lho(btw turut berduka cita karena Boy meninggal :v).

Bio Kefir ini ada jual 3 varian kefir, yaitu Original Me, Herbalism, dan Dark Angel. Fungsi ketiganya pun berbeda nih, guys. Original Me cocok untuk yang punya masalah kulir ringan. Herbalism cocok buat yang beruntusan dan jerawatan parah. Sementara Dark Angel lebih ke detoxfying dan mencerahkan kulit! Harganya pun berbeda. Original Me adalah yang paling murah dan Dark Angel yang paling mahal.

Di antara 3 varian, varian Dark Angel adalah varian paling laku. Mungkin karena efeknya yang lebih bagus kali ya mengingat harganya yang paling mahal di antara semua varian yang ada.

Harga masker Dark Angel ini cukup luar biasa bagi kantong pelajar seperti saya :v. Harga box untuk 3 minggu adalah Rp 345.000 dan 5 minggu adalah Rp 535.000

Bingung kenapa mereka memakai sistem mingguan? Jadi gini nih, masker kefir memang ditujukan untuk penggunaan harian. Contoh, perawatan 3 minggu, artinya dalam 1 box akan terdapat 21 sachet masker kefir (3 minggu x 7 hari).

Dan saat aku tahu harganya, itu sudah delima banget. Karena harganya jauh banget sama masker-masker kefir lain yang harganya cuma 100 sampai 200 ribuan. Rencananya sih aku bakal beli masker kefir dari merk lain saja. Tapi .... ya namanya juga cewek. Gak mau tapi mau. Tanpa sadar aku sudah membuka M-Banking dan melakukan pembayaran...

Jadilah uang sejumlah Rp 345.000 habis untuk membeli sebuah masker  #RIP345000

 Akhirnya sekitar 5 hari (kalau gak salah), paketnya sampai di rumah dengan selamat sentosa.

First impresion-ku saat melihat box-nya adalah : How niat.

Serius, rata-rata yang jual masker kefir hanya memberikan kotak makan transparan (yang biasa ada di pasar-pasar itu) untuk menaruh sachet kefirnya. Sementara Bio Kefir ini (kalian bisa lihat sendiri) datang dengan kotak besar dari kardus berwarna hitam dengan siluet wanita yang sedang mengibaskan rambutnya. Ukurannya sendiri cukup besar. Cocok untuk dijadikan ganjalan pintu #eh



Sayangnya, aku lupa foto penampakan box saat dibuka. Pokoknya masker ini datang dengan 21 sachet masker dengan plastik berisi es agar maskernya tidak berbau dan busuk (kefir adalah fermentasi susu, ingat?). Dan karena aku anak yang soleh dan senang berbagi, dengan baiknya (atau bodohnya) aku membagikan masker-masker itu pada teman dan keluargaku. Yes, kalian gak salah baca. Aku membagikan masker-masker itu hingga hanya tersisa 4 pcs sekarang #howhebat T^T


Oke, lupakan masalah itu. Sekarang ayo kita ke review-nya.


Sachet-nya sendiri bukan sachet zip, yang menunjukkan bahwa produk ini benar-benar higenis. Belum lagi ada logo Bio Kefir di tengah, yang membuatku lagi-lagi berpikir : How niat.


Bio Kefir ini juga dilengkapi sama 1 tub kecil. Fungsinya untuk menampung masker saat sachet dibuka. 

1 sachet ini bisa untuk 4-5 kali pemakaian di aku. Pemakaiannya tergantung sama individunya ya, boros atau enggak.

Sesuai namanya yaitu Dark Angel, warna masker ini abu-abu gelap. Sementara untuk teksturnya sendiri lumayan kental, namun sedikit encer saat diaplikasikan.

Hal yang paling mencolok dari masker ini adalah, baunya. Baunya menyengat banget! Bau kayak susu basi. Biasanya sih aku suka wangi-wangi kayak yogurt, fermentasi gitu. Tapi masker kefir yang satu ini benar-benar parah baunya.

Saat selesai kuaplikasikan ke wajah, wajahku langsung terasa gatal dan sedikit panas. Gatal banget sampai aku mau garuk-garuk! Tapi katanya sih itu reaksi wajar karena artinya masker itu sedang meng-detox kulit kita. Jadi ya gitu, aku tahan gatalnya dengan mencari aktivitas lain.

Harus aku akui, masker ini cepat banget ngeringnya. Sebelum 5 menit sudah mengering dan tampak 'fit in' ke wajahku. Tidak ada sensasi ketarik di wajah, untungnya. Hanya saja, gatalnya itu lho yang bikin gak tahan.





Akhirnya setelah menahan gatal selama 15 menit, aku membilas maskernya. Oh iya, jangan langsung dibasahi dengan airnya. Pijat dulu wajah dengan gerakan memutar agar kulit mati di wajah dapat terangkat bersama maskernya. Setelah itu baru bilas dengan air.

Setelah dibilas, aku pun melihat ke cermin dan...

Wajahku tidak bertambah cerah atau glowing, hanya saja memang terasa lebih bersih. Saat kusentuh, kulitku jadi kenyal dan lembuuut banget! Cocok banget buat kulit kering karena moist-nya terasa. Dan benar-benar deep-cleans! Kulitku tampak lebih sehat dan bersih.

Namun, rasa gatal itu masih ada di kulit dan muncul merah-merah di wajahku. Dan sedihnya, masker ini tidak mengusir komedoku seperti testi-testi lain juga muncul beruntusan gitu di dahi serta jerawat-jerawat kecil. Memang kulitku jadi lebih bersih, tapi entah kenapa muncul jerawat-jerawat itu. Mungkin sedang purging kali ya? Aku gak tahu ini pertanda bagus atau engga, jadi tunggu saja hasilnya dalam 2 minggu..

Dan 2 minggu pun berlalu, aku dapat melihat perubahannya.Wajahku terlihat lebih mulus dan bersih.Hanya saja tidak ada perubahan yang lebih signifikan. Beruntusanku pun sudah hilang, begitupun dengan jerawatku. Yah, sebenarnya aku mengharapkan efek yang lebih wow mengingat harganya yang tergolong mahal :((

-:-:-

(+)
- Packaging-nya niat
- Wajah lebih bersih
-Bikin wajah mulus lembut kayak pantat bayi
- Mengering dengan cepat

(-)
- Mahal
- Efek mencerahkannya kurang, makainya mesti lama 
- Bikin panas dan gatal
- BAU!
- Efeknya kurang wow, tidak sesuai ekspekrasi
- Ribet, mesti taruh di kulkas biar gak basi
- Mungkin tidak terlalu cocok untuk kulit sensitif karena efek panasnya itu

Rate? 4.5 / 10

Recomended? Engga terlalu, soalnya aku ada masker lain yang jauh lebih bagus dan harganya juga gak bikin dompet nangis.

-:-:-

Segitu aja review-ku. Ada yang pernah coba masker ini juga? Menurut kalian gimana??

Love you all,
XOXO 


24 comments on "[Review] Bio Kefir by Natasha Wilona Dark Angel"
  1. Harganya cukup mahal ya untuk ukuran masker yang bukan high end product. Tapi kalau sampe bikin gatal dan panas jadi mikir dua kali buat beli. Harganya 345 jg klo ga cocok sesak :(


    www.tiffannywu.com

    ReplyDelete
  2. masker lain yang jauh lebih bagus dan harganya juga gak bikin dompet nangis itu masker apaya?):

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku suka Pinklab sama Innisfree yang Volcanic itu hehehe

      Delete
  3. Yah baru aja kemarin transfer masker kefir :" tp pas liat review ini.... jd rada nyesel. Tp kok lama bgt ya 5 hari baru sampai?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena pas itu JNE lagi overload? Tapi banyak yang bilang kalau masker ini bagus, tapi kan bagi sebagian orang beda2 hehehe

      Delete
  4. say masker yg lebih recomend mnurut km ap ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pinklab sama Innisfree yang Super Volcanic hehehe

      Delete
  5. Efek bau yang timbul di masker kamu mungkin barang udah sedikit rusa karna pengiriman yang lama dan mungkin ga kamu simpen di kulkas. Aku beli ga bau susu basi kok. Baunya enak khas susu gitu. Aku beli pake paket YES dan langsung aku taro di kulkas jadinya ga rusak ☺️

    ReplyDelete
  6. masker lain apa yg lebih bagus kak?coz rencana mau beli bio kefir nih,tpi baca review2 nya byk yg kurang puas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Innisfree yang volcanic, pinklab bagus tuh. Aku kurang suka masker kefir gara2 ini wkwkwk, soalnya bau tuh juga salah satu pertimbangan aku pas beli masker. Dan rata2 masker kefir tuh gak enak baunya XD

      Delete
    2. aku pake kangen kefir sih sis dari ra asal ponorogo. itu udah 1 set ada serum,masker,toner,sabun,dan juga cream kefir dengan harga 168k. udah buat sejak tahun 2014/2015 gitu. cocok banget aku pakenya. ga panas. tapi kalau bau sih iya. namanya aja fermentasi jadinya bau kan fermentasi itu semacam pembusukan :D

      Delete
    3. sis mutiara. beli kefir ra dimana ya?

      Delete
  7. Bukannya kamu cuma pake sediikit aja grgr maskernya banyak yg kamu bagi2 ke keluarga dan temen2 kamu? Mungkin itu alesannya masker itu gk trllu ngefek mencerahkan krn hnya pake sedikit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin, kan di kulit tiap orang beda-beda ya, dan itu hasilnya di kulitku :)

      Delete
  8. Nama akun yg jual pinklab ada gk sis?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa search di instagram @pinklab.co lalu pesan lewat LINE mereka @pinklab ya :)

      Delete
  9. Kalau Pinklab sama Innisfree yang Super Volcanic itu kayak gimana yaa speknya? Hehe bantu terangin dongg. Oiya hargnya terjangkau mahal atau lebih murah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pinklab itu dari lumpur laut mati, sedangkan Innisfree clay. Untuk harga murahan Pinklab sih, tapi aku lebih suka Innisfree karena terasa lebih bersih aja ^^

      Delete
  10. Huwaaa thanks for reviewing! Penasaran banget aku ama harga dan efeknya. Ternyata not worth to try ya :D

    ReplyDelete
  11. Samaa aku juga emang jadi lembut sama glowing gtu, tapi jerawat sama komedo masih ada huhu

    ReplyDelete
  12. Kaaa pinklab itu kaka beli dimana ya?terus efeknya lebih cerah atau gimana?

    ReplyDelete
  13. tp di review yg di ig kok hasinya meati bagis ya ? aku juga baru make 2hri ini ,ttp aja .kl di review ig baru sekali make udh glowing aja ,masa yg boong sih 😑😑😑

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9